Ekskavasi Arkeologi Situs Wasan 2014


     Situs Candi Wasan, terletak di Dusun Belahtanah, Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.  Penelitian kali ini tahun 2014 merupakan penelitian tahap ke 21, mengambil posisi penggalian di halaman dalam Pura Subak Wasan yang berlokasi disebelah utara Candi Wasan yang sudah selesai dipugar. Penelitian ini dilatarbelakangi penelitian tahun 1986 sampai 2006, berhasil menemukan tinggalan arkeologi seperti candi dengan konstruksi susunan batu dan sebuah kolam yang telah dipugar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya, Bali NTB, NTT tahun 2009.
Candi di Pura Puseh Wasan setelah dipugar


Kolam setelah dipugar

         Dengan adanya hasil penelitian tersebut, keinginan tidak pupus sampai disitu dan masih ada kecurigaan akan adanya bangunan lain yang belum terungkap, sehingga penelitian ditindaklanjuti dengan diadakannya kegiatan penggalian tahun 2011, 2012, 2013, hingga tahun 2014 sekarang ini,  telah ditemukan 3 buah struktur bangunan, yang diduga struktur bangunan gapura paduraksa dengan konstruksi batu, dengan bentuk dasar segi empat berukuran 250 cm x 250 cm dan memiliki tangga dua undak menghadap ke selatan dengan ukuran panjang ke selatan 122 cm dan lebar 110 cm.

Temuan Gapura Paduraksa menghadap ke selatan


      Pada ujung barat struktur gapura paduraksa terdapat struktur  bangunan  yang membelok ke selatan yang membentuk sebuah struktur bangunan yang berbentuk segi empat panjang dengan ukuran 350 x 470 cm, bertangga satu undak menghadap ke selatan, diperkirakan bangunan konstruksi kayu yang fungsinya diduga berkaitan dengan kegiatan upacara di pura (tempat arca-arca).  Di sebelah tenggara gapura paduraksa ditemukan pula struktur bangunan segi empat berukuran panjang 635 cm, lebar 465 cm dengan sistem pasangan batu padas model pasangan sistem kop (model pasangan mengarah ke dalam). Konstruksi bangunan ini sementara diduga bebaturan tanpa atap, berfungsi sebagai tempat pemujaan (seperti tempat arca-arca perwujudan, dll). Bangunan seperti ini mirip dengan Palinggih Ratu Sakti di Pura Hyang Tiba.

Struktur bangunan persegi empat
di sebelah tenggara
Bangunan gapura paduraksa


       Kompleks Situs Wasandiperkirakan berasal dari abad XIII-XIV Masehi didasarkan atas langgam arca yang ditemukan di situs Wasan, seperti arca Catur Muka, perwujudan Bhatara-Bhatari dan arca Nandhi yang lapiknya berhiaskan tengkorak.

1 komentar:

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Sri Rahayu asal Surakarta, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil di daerah surakarta, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Muh Tauhid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalanan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL, alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya tahun ini sudah keluar, bagi anda yang ingin seperti saya silahkan hubungi bapak Drs Muh Tauhid SH.MSI, siapa tau beliau bisa membantu anda

    BalasHapus